Tapi terkadang untuk mendapatkan seseorang yang tepat, untuk mendapatkan seseorang yang terbaik dari Tuhan, kita perlu diuji dulu. Kita perlu tau dulu bagaimana rasanya percaya, walau tau baginya setia hanyalah sebuah kata kosong. Berusaha memiliki hati yang ikhlas menerima bahwa bukan hanya kita yang ada didalam hatinya, bukan hanya aku yang dibuatnya jatuh kedalam hatinya. Berusaha untuk tetap mendoakan segala yang terbaik untuknya, walau tau seberapakali kita dibuatnya kecewa, bukti didepan mata. Menangisi kekesalan hati dan menerima. Apa yang membuatku sedih, sekarang aku tau I know I'm not the only one.
Selalu berusaha bersyukur dan ikhlas menerima setiap jalan ceritanya, karena ini telah memberikan banyak pelajaran hidup untuk tidak terlalu berharap semuanya akan berujung bahagia, sampai lupa jodoh bukanlah urusan manusia.
Tetapi aku sangat berterimakasih untuk seseorang yang telah menorehkan luka dimasa lalu. Masa lalu membuat kita lebih kuat karena sudah tau bagaimana terlatih untuk patah hati. Masa lalu adalah perjalanan hidup yang membuat kita semakin bisa membaca diri, apa yang salah dari diri. Berakhirnya cerita aku dan dia bukan berarti aku harus berlama-lama tenggelam dalam kesedihan. Aku ingin kembali menjadi seseorang yang waras. Membayar dan membuktikannya dengan prestasi. Insha Allah, aamiin.
Memaafkan itu menyembuhkan.
Memaafkan bukan berarti menghapus masa lalu.
Bukan pula melupakan yang telah terjadi.
Memaafkan tidak memberi garansi ia yang telah menyakiti hati akan menyesali dan mengubah sikapnya.
Itu diluar kendali.
Memaafkan itu mengikhlaskan.
No comments:
Post a Comment